Walau Penuhi Persyaratan PT 20 %, PAN Tekankan KIB Tidak Buru-Buru Tentukan Capres

Walau Penuhi Persyaratan PT 20 %, PAN Tekankan KIB Tidak Buru-Buru Tentukan Capres

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas, mengatakan partainya bersama Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak cepat-cepat mengumumkan capres atau cawapres 2024. Ke-3 partai ini berpartner dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Menurut Zulhas, kelahiran KIB didasari pada kemiripan basis perjuangan untuk membuat mekanisme politik. Ia menyebutkan KIB sedang berusaha jadikan parpol sebagai pilar demokrasi yang didukung oleh kemampuan warga.

“KIB ingin jadikan parpol sebagai pilar demokrasi yang didukung oleh kemampuan rakyat sebagai artis yang berperan menyejahterakan, memakmurkan rakyat dan menyenangkan rakyat dan membuat perlindungan negara dan bangsa,” kata Zulhas dalam pidatonya di Hotel Dalton Makassar, Sulawesi Selatan.

Ini hari, KIB melangsungkan bersilahturahmi nasional di Makassar. Aktivitas ini didatangi oleh Katua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Pelaksana Tugas (Plt) PPP Muhamad Mardiono. Disamping itu, ikut datang Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan Amir Uskara dan Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan Ashabul Kahfi.

Sangkal akan layu saat sebelum berkembang

Zulhas memperjelas bila KIB jadi salah satu koalisi yang telah tercipta dan penuhi presidential threshold sejumlah 20 %. Tetapi, ia menyebutkan ada pihak yang meramalkan KIB akan layu saat sebelum berkembang.

“Banyak yang memandang jika KIB akan seumur jagung. Layu, saat sebelum berkembang akan mati suri. Akan amburadul pecah berkeping-keping di makan perselisihan,” katanya.

Menurut Zulhas, aktivitas bersilahturahmi nasional yang diadakan KIB di Makassar sebagai jawaban atas kebimbangan itu. Ia memperjelas bila KIB masih tegak berdiri dan siap bawa panji-panjinya untuk dikibarkan ke semua negeri.

See also  Belum Resesi, Asosiasi Sebutkan Ekspor Produk Tekstil Telah Turun 30 %

“Ini hari kita di Makassar ialah jawaban dari perkiraan dan penilaian yang tidak tepat. Kita masih tegak berdiri di sini bawa panji-panji KIB untuk dikibarkan ke semua Indonesia. Kita masih kuat berdiri dari serangan gelombang politik. Kita masih melaut melalui samudera keinginan untuk ke arah keakuratan pantai dengan senyuman kemenangan,” katanya.

Menteri Perdagangan ini mengaku bila perjalanan KIB masih panjang. Oleh karenanya, katanya, KIB perlu berusaha mendekatkan ke warga dan sama-sama memperkuat keduanya.

“Masih panjang perjuangan kita di KIB, kita terus akan dekatkan dan menyambung hati kita, gerak kita, perjuangan kita supaya masih tetap kompak, kuat, solid dan sama-sama memperkuat. Mudah-mudahan Allah SWT meridhai perjuangan kita,” kata Zulhas.

 

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …