Tidak Cuma Limpahan Sungai, Ahli Sebutkan Pemerintah provinsi DKI Tidak boleh Abai pada Drainase yang Akibatkan Banjir

Tidak Cuma Limpahan Sungai, Ahli Sebutkan Pemerintah provinsi DKI Tidak boleh Abai pada Drainase yang Akibatkan Banjir

Pemerhati Tata Kota dari Kampus Trisakti, Nirwono Yoga menjelaskan, banjir di Ibu Kota tidak seutuhnya disebabkan karena limpahan air sungai, satu diantaranya datang dari sumber lokal.

“Banjir lokal ini terjadi karena mekanisme air kota atau drainase yang jelek.

Jalan keluarnya ialah merehabilitasi keseluruhan semua aliran drainase,” kata Nirwono ke Kompas.com, diambil Kamis.

Menurut Nirwono, Pemerintahan Propinsi DKI Jakarta harus membesarkan dimensi aliran dan tersambung ke situ, danau, embung, waduk (SDEW) dan ruangan terbuka hijau (RTH) paling dekat untuk memuat limpahan air aliran.

“Di saat bertepatan Pemerintah provinsi DKI harus juga terus meluaskan RTH baru. Makin luas RTH, makin besar kekuatan menyerapkan air saat hujan,” papar Nirwono.

Gubernur Anies Baswedan Anies awalnya mengeklaim jika banjir di Ibu Kota terjadi karena kemampuan drainase yang tidak sesuai dengan volume hujan yang mengguyuri daerahnya.

“Saya berikan contoh, kemampuan drainase kita itu 50 milimeter setiap hari. Jika di jalan prosedur sampai 100 milimeter setiap hari,” papar Anies, Selasa.

Dalam pada itu, menurut Anies, hujan yang mengguyuri Ibu Kota akhir capai 140 milimeter-180 milimeter dalam kurun waktu 2-3 jam.

Karena daya tampung drainase yang lebih kecil dibanding air hujan yang turun, banjir juga automatis menerpa Ibu Kota. Kemampuan drainase di Ibu Kota yang sering tidak sanggup membendung volume hujan yang mengguyuri Jakarta juga dirasakan Dewan Perwakilan Rakyat Wilayah (DPRD) DKI Jakarta.

Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyorot sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berkesan biarkan keadaan drainase di Ibu Kota.

See also  Sanggup Kontrol Inflasi, Pemerintah provinsi Sumatera Utara Bisa Bonus Rp10 Miliar

Menurut Gembong, Anies sudah mengetahui jika kemampuan drainase di Ibu Kota sering tidak sanggup membendung volume hujan yang mengguyuri Jakarta. Tetapi, Gembong memandang, Anies tidak banyak berbuat untuk tingkatkan kemampuan drainase.

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …