Terbaru: Peringatan Luhut masalah Ancaman Perang Nuklir, Erick Thohir Ekspos Perolehan BUMN

Terbaru: Peringatan Luhut masalah Ancaman Perang Nuklir, Erick Thohir Ekspos Perolehan BUMN

Informasi terbaru di saluran ekonomi dan usaha pada Senin 17 Oktober diawali dengan peringatan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan masalah perang nuklir. Luhut menjelaskan dunia masih dibayang-bayangi kemungkinan di keadaan jelek itu.

Informasi yang lain ialah masalah Menteri BUMN Erick Thohir yang memaparkan perolehan perusahaan plat merah sesudah alih bentuk. Erick menjelaskan penghasilan BUMN tembus Rp 2.292,5 triliun.

Berikut empat informasi terbaru di saluran ekonomi dan usaha.

1. Luhut: Dunia Dibayang-bayangi Peluang Terjelek Perang Nuklir

Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan dunia masih dibayang-bayangi beragam ketidakspatian yang mengakibatkan harga pangan dan energi bertambah. Sesudah kritis karena wabah Covid-19 dan kemelut geopolitik, dia menyebutkan ada resiko perang nuklir.

“Dunia masih dibayang-bayangi peluang menujunya keadaan terjelek perang nuklir. Kami menyaksikan ini sebagai permasalahan yang serius,” kata Luhut dalam Pembukaan SOE International Konferensi dan Penyeluncuran Indonesia Water Fund (IWF) yang ditayangkan YouTube Kementerian BUMN RI.

Luhut menjelaskan dunia sekarang ini hadapi kritis karena perang Rusia dan Ukraina yang mengusik rantai suplai global. Beberapa negara sudah siap-siap hadapi beragam kemungkinan di masa yang akan datang yang tidak dapat diprediksikan, tidak kecuali Indonesia.

Ketidakjelasan itu, sebut Luhut, terlihat dari pergolakan harga minyak dunia yang semakin tinggi, bahkan juga kembali dekati US$ 100 per barel. Di saat yang serupa, dia mengatakan negara perlu waspada trend pengurangan komoditas ekspor khusus, terhitung sawit.

2. Erick Thohir Sebutkan Alih bentuk BUMN 80 %, Penghasilan Perusahaan Plat Merah Menembus Rp 2.292,5 T

See also  Masyarakat Jayapura Ungkapkan Kekuatiran Berkaitan Keadaan Keamanan, Ini Argumennya

Menteri Badan Usaha Punya Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan sekarang ini alih bentuk BUMN sudah capai 80 %. Dia terus akan menggerakkan proses ini sampai 1,lima tahun di depan supaya capai sasaran 100 %.

“Semenjak 2019, Kementerian BUMN terus jalankan alih bentuk BUMN secara mendalam, dan perkembangan alih bentuk BUMN sekarang ini sudah capai 80 %,” tutur Erick Thohir dalam SOE International Konferensi di Nusa Dua, Bali, Senin.

Sampai akhir 2021, penghasilan semua perusahaan plat merah capai Rp 2.292,5 triliun. Angka itu naik 18,8 % dibanding tahun 2020.

Erick mengatakan hasil alih bentuk BUMN itu memperlihatkan bermacam peraturan yang sudah diatur dan dikerjakan sudah jalan ke arah arah yang akurat. “Kebersinambungan alih bentuk itu penting untuk BUMN untuk jalankan peranannya sebagai pembuat nilai dan agen pembangunan jadi lebih efisien dan memberi kontributor riil untuk negara dan warga Indonesia,” katanya.

3. Heru Budi Hartono Sah Mundur selaku Komisaris BTN

Heru Budi Hartono sah memundurkan diri sebagai Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN. Surat pemunduran diri Heru sudah diberikan ke perseroan saat sebelum dia dikukuhkan sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta.

Informasi itu tercantum pada transparansi info emiten berkode BBTN itu. Perseroan menyebutkan pada 13 Oktober, management terima surat permintaan pemunduran diri bertarikh 12 Oktober 2022.

“Berdasar ketentuan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan, periode kedudukan Heru Budi Hartono sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan akan usai sendirinya semenjak tanggal pelantikannya sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta,” berikut bunyi laporan BTN diambil dari Usaha, Senin, 17 Oktober.

4. Selesai Trending Upah Karyawan Asuransi Rp 1,1 Miliar, 3 Wanita Ini Narasi Gagasan Mengumpulkan Rp 100 Miliar Pertama

See also  Teruskan Normalisasi Ciliwung, Heru Budi Kejar Sasaran Pembebasan Lahan

Selesai video trending di sosial media yang berisi pernyataan 3 orang wanita yang akui sebagai pegawai asuransi mendapat pendapatan sampai Rp 1,1 miliar /bulan, selanjutnya tersebar video pendek narasi gagasan mereka menghasilkan uang Rp 10 juta dan gagasannya kumpulkan Rp 100 miliar pertama kalinya.

Video pendek itu diupload oleh influencer Felicia Putri Tjiasaka melalui account Tiktok @felicia.tjiasaka. Dalam video itu Felicia bertanya ke 3 orang wanita berumur 33 dan 36 tahun namanya Gwen, Christina, dan Juliana Parmadi. “Pertama kalinya punyai asset Rp 10 juta kapan dan darimanakah?” bertanya Felicia diambil dari account TikTok-nya pada Senin.

Gwen menjawab: “Sepertinya sekitaran SMP kali ya, biasa sajalah dari angpao, dari hadiah apa gitu-gitu.” Sementara Christina menjelaskan pertama kalinya mendapatkan asset Rp 10 juta saat usia sepuluh tahun. Sumbernya sama dengan Gwen dari angpao dan hadiah ulang tahun. “Diberi sama orangtua sama saudara, om, tante ya telah itu ditabungin.”

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …