Teddy Minahasa Terdakwa, Polda: Perintah Ganti Barang Bukti Sabu dengan Tawas

Teddy Minahasa Terdakwa, Polda: Perintah Ganti Barang Bukti Sabu dengan Tawas

Penyidik Polda Metro Jaya mengatakan Kapolda Sumatera Barat yang dimutasi jadi Kapolda Jawa Timur, Irjen Teddy Minahasa diperhitungkan sudah memerintah anak buahnya untuk menyisihkan tanda bukti narkotika tipe sabu-sabu hasil dari pengungkapan kasus untuk disebarkan.

“Dari info itu ialah perintah dari Bapak TM,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa di Jakarta.

Mukti menjelaskan narkoba itu sebagai hasil pengungkapan kasus narkotika yang akan hendak dihilangkan. “Diperhitungkan hasil tanda bukti pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Bukit Tinggi,” tutur Mukti.

Dijumpai, Polres Bukit Tinggi akan menghancurkan 40 kg sabu, tetapi Irjen Pol Teddy Minahasa diperhitungkan memerintah untuk mengganti sabu sekitar lima kg dengan tawas.

Meskipun begitu, penggelapan tanda bukti narkoba itu pada akhirnya dibongkar dengan serangkaian pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

Sekitar 1,7 kg sabu sudah sukses disebarkan dan 3,3 kg bekasnya sukses diambil alih oleh petugas. Sekarang ini, Teddy Minahasa sudah diputuskan sebagai terdakwa berkaitan sangkaan peredaran gelap narkoba.

Teddy Minahasa terdakwa

Mukti menjelaskan penentuan terdakwa itu telah sama sesuai proses yang ada dan sudah lewat tingkatan gelar kasus.

Awalannya, Teddy dicheck sebagai saksi, selanjutnya diselenggarakan gelar kasus sesudahnya. Ada alat bukti yang cukup, TM diputuskan jadi terdakwa.

Awalnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan Irjen Pol. Teddy Minahasa (TM) diperhitungkan turut serta kasus peredaran gelap narkoba yang diselidik oleh Polda Metro Jaya. “Tempo hari meminta Kadiv Propam dan melakukan pengecekan pada Irjen TM,” kata Sigit di Mabes Polri, Jumat petang.

See also  Perubahan Polri, Kapolda Jawa timur Irjen Nico Afinta Diganti!

Sigit menerangkan keterkaitan Teddy Minahasa dijumpai dari penyelidikan jaringan narkoba yang sudah dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

Penyelidikan itu berdasar laporan warga, dilaksanakan pengkajian, diamankan tiga masyarakat sipil. Dari sana dilaksanakan peningkatan rupanya ada keterkaitan anggota kepolisian berpangkat Bripka dan Kompol dengan kedudukan Kapolsek.

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …