Puan Sebutkan Penangguhan Pemilu dan Ekstensi Jabatan Presiden Tidak Masuk Akal

Puan Sebutkan Penangguhan Pemilu dan Ekstensi Jabatan Presiden Tidak Masuk Akal

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani memandang mecuatnya wawasan penangguhan Pemilu atau ekstensi periode jabatan Presiden Joko Widodo alias Jokowi tidak logis. Masalahnya katanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama DPR dan pemerintahan telah menyetujui jika Pemilu diadakan pada 14 November 2022.

“Menjadi satu tahun 1/2 bulan mendekati Pemilu. Jika masih tetap ada yang berteriak menunda atau memperpanjang, menurut saya tidak logis,” kata Puan Maharani saat sampaikan pidato pada acara Tuntunan Tehnis Anggota DPRD PDIP di Jakarta Barat.

Ia menerangkan, Pemilu serempak pada 2024 sebagai politik hukum dan persetujuan politik yang ditujukan supaya tiap jabatan dapat diputuskan langsung oleh rakyat. Ia menyebutkan partainya juga mempersiapkan diri hadapi kontestasi Pemilu.

Ketua DPR itu optimis jika PDIP akan mencetak kemenangan ke-3 kalinya pada 2024. Ke beberapa kader, dia minta kerja-kerja kepartaian dengan turun ke bawah menjumpai warga gemar dilaksanakan.

“Saya percaya diri, menjelang HUT ke-50 PDIP esok, saya optimis jika perintah Ketua Umum untuk semua kader partai memenangi hattrick 3x tahun 2024 insya Allah bisa terjadi,” katanya.

AHY Tanggapi Rumor Penangguhan Pemilu
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY mewanti-wanti supaya saran pemakaian sistem proporsional tertutup yang meruak tidak ke arah pada penangguhan Pemilihan Umum 2024. Menurutnya, parpol telah memperoleh nomor urut yang memiliki arti tingkatan Pemilu telah sah diawali.

Dia mengharap meruaknya saran proporsional tertutup alias coblos gambar partai ini tidak membuat tidak berhasil konsentrasi. Ia menyebutkan ada ketidaksamaan opini masalah sistem Pemilu ini harusnya tidak dapat menjadi legalitas jika kestabilan politik Indonesia sedang terusik.

See also  Ramai Kasus Gagal Ginjal Anak, Puan Meminta Pemerintah Tingkatkan Edukasi

“Tidak boleh selanjutnya ini menjadi tidak berhasil konsentrasi hingga jadi alibi jika ‘Kok ini tidak konstan politik kita?’ Maka dari itu perlu diundur Pemilunya,” kata AHY di Hotel Dharmawangsa.

Ia menerangkan, penangguhan Pemilu terus-terang menyalahi konstitusi dan kehendak rakyat. Dia menjelaskan rakyat ingin Pemilu masih tetap diadakan pada 14 Februari 2024. Ia memperjelas tidak ada argumen apa saja yang benarkan penangguhan Pemilu.

“Tidak ada argumen apa saja untuk tunda Pemilu atau menambahkan periode jabatan siapa saja di negeri ini baik eksekutif atau legislatif,” katanya.

AHY menjelaskan partai politik telah mempersiapkan diri menjelang Pemilu 2024. Dia memandang penangguhan Pemilu pasti akan mencoret muka demokrasi Indonesia.

Menurutnya, ide penangguhan Pemilu 2024 tak pernah terpikir oleh warga. “Yang ingin mereka kenali ialah adakah peraturan pro rakyat supaya permasalahan ekonomi sosial ini hari dapat ditangani,” katanya.

 

Check Also

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi Produsen roti …