Profile KSAL Yudo Margono, Calon Pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa?

Profile KSAL Yudo Margono, Calon Pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa?

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan masuk masa pensiun dan melepaskan jabatannya pada 21 Desember 2022 saat berumur 58 tahun. Walau telah dekat, Andika akui jika Presiden Joko Widodo alias Jokowi belum ajaknya untuk mengulas masalah penggantian Panglima TNI.

“Sepanjang pengalaman saya, presiden itu tidak pernah jauh hari bicara (masalah penggantian panglima), tidak pernah. Beliau tentu tiba-tiba,” kata Andika Perkasa pada 5 Oktober 2022 kemarin.

Dalam pada itu, salah satunya nama yang digadangkan jadi calon kuat alternatif Panglima TNI ialah Kepala Staff Angkatan Laut atau KSAL Yudo Margono. Masalahnya menurut Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 mengenai TNI, calon Panglima TNI berasal dari 3 kepala staff TNI.

Yudo Margono akui jika masalah pergantian panglima ialah hak prerogatif presiden. Tetapi, dia akui siap untuk memikul tanggung-jawab itu jika ditugaskan.

“(Jabatan) Panglima TNI kan tidak ada registrasinya. Itu hak prerogratif presiden. Tentu saja jika diberi tanggung-jawab ke saya, ya kami kerjakan,” kata Yudo ke Majalah Tempo pada 2 Oktober 2022. Lalu, bagaimana reputasi KSAL Yudo Margono?

Profile KSAL Yudo Margono
Yudo Margono sebagai alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1998. Pria kelahiran Madiun, 26 November 1965 ini selanjutnya meneruskan pendidikan militer ke Sekolah Staff Komando AL dan lulus pada 2003.

Pendidikan militernya bersambung pada 2011 di Sekolah Staff Komando Tentara Nasional Indonesia. Bukan hanya masalah militer, Yudo Margono dijumpai sempat mengenyam pendidikan sipil.

Pada 2013, dia lulus dari S-1 Management Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana. Setahun berlalu, Yudo sukses menyelesaikan Program Pendidikan Reguler Lembaga Ketahanan Nasional. Lantas, meneruskan kembali pendidikan sipil dan lulus dari S-2 di universitas yang serupa saat strata satu pada 2015.

See also  Riset Perkiraan Pasar Keuangan RI Aman Walau Ditembus Resesi Global

Di lingkungan militer, Yudo Margono mempunyai profesi yang cukup keren. Pada masal awal mula sebagai TNI AL, Yudo sempat jadi komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Pandrong-801, Komandan KRI Sutanto-877, dan Komandan KRI Ahmad Yani-351.

Selanjutnya, pada 2004 – 2008, dia menggenggam kedudukan sebagai Komandan Pangkalan Angkatan Laut Tual. Selanjutnya dirotasi dan menggenggam kedudukan yang serupa di Pangkalan Angkatan Laut Sorong pada 2008 – 2010.

Prospect profesi militer Yudo Margono mulai naik pada 2015 – 2016 saat dianya dipilih jadi Komandan Pangkalan Khusus TNI Angkatan Laut I Belawan. Lantas, dia sempat jadi Kepala Staff Komando Armada RI Wilayah Barat pada 2016 – 2017.

Mulai sejak itu, Yudo Margono mulai tempati beberapa posisi vital di lingkungan TNI, seperti Panglima Komando Lintasi Laut Militer pada 2017 – 2018, Panglima Armada Barat pada 2018, Panglima Armada I pada 2018 – 2019, sampai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I pada 2019 – 2020. Baru pada 2020 sampai saat ini, Yudo Margono menjabat sebagai Kepala Staff TNI Angkatan Laut.

Selainnya KSAL Yudo Margono, ada dua nama yang lain dapat masuk bursa calon Panglima TNI di tahun ini ialah Kepala Staff TNI Angkatan Darat Dudung Abdurachman dan Kepala Staff TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo.

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …