Pengeboran Ilegal di Musi Banyuasin (Muba), Masih Ada 6 Titik Semburan Api Belum Padam

Pengeboran Ilegal di Musi Banyuasin (Muba), Masih Ada 6 Titik Semburan Api Belum Padam

Pj Bupati Apriyadi Musi Banyuasin (Muba) pastikan sampai sekarang ini masih tetap ada 6 titik semburan api yang belum sukses dipadamkan oleh petugas. Awalnya ada 12 titik semburan api di lokasi pengeboran ilegal di Dusun Tanjung Dalam Kecamatan Keluang yang terjadi semenjak Sabtu 15 Oktober 2022 kemarin. Akibatnya karena peristiwa itu mengakibatkan satu korban cedera bakar dan sudah memperoleh perawatan di RSUD Sekayu.

“Walau ini bukanlah wewenang kita, tapi Pemerintahan harus tetap datang pastikan keadaan daerah yang terimbas dari aktivitas ilegal drilling ini,” kata Apriyadi. Ini hari, dia bersama Forkopimda datang turun langsung ke lokasi semburan api karena pengeboran ilegal. Mereka menginventarisir lokasi dan memperjelas ke warga di tempat untuk menghentikan semua aktivitas disekitaran lokasi semburan api.

“Telah ada tim di turunkan ke lokasi untuk bersama warga turun dengan safety komplet ikut mematikan api. Kami minta supaya pihak Pertamina ikut menolong mematikan api di lokasi,” katanya.

Dia menjelaskan sekarang ini Pemkab Muba terbatas wewenangnya dalam pengatasan dan penangkalan pengeboran ilegal karena terbentur payung hukum yang sekarang ini masih diatur Kementerian ESDM.

“Tetapi itu bukan argumen, kita cuma ingin warga Muba jangan menjadi korban, memang seharusnya ada ketentuan yang tegas untuk menangani ini semua dan lingkungan Muba tidak terus-terusan hancur karena aktivitas ilegal driling yang sudah dilakukan pelaku tidak bertanggungjawab,” katanya.

Dalam peluang itu, mantan Kepala Bappeda Muba itu memperjelas ke semua warga disekitaran daerah titik api untuk menghentikan semua aktivitas disekitaran lokasi. “Motivasi saya cuma tidak boleh ada korban terus-terusan dan lingkungan Muba ini tidak hancur,” tegasnya kembali.

See also  Polsek Tambora Tangkap dan Pulangkan 5 Anak karena Akan Tawuran

Dalam pada itu, Kapolres Muba AKBP Siswandi memperjelas sekarang ini dari keseluruhan 12 titik api karena semburan aktivitas pengeboran ilegal itu tinggal 6 titik api yang belum padam. Siswandi menjelaskan tidak betul info yang mengatakan korban beberapa puluh orang. “Tetapi peluang api selekasnya padam dalam kurun waktu dekat,” katanya.

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …