Pembikin Liquid Vape Memiliki kandungan Sabu di Jakbar Gunakan Bahan Baku dari Iran

Pembikin Liquid Vape Memiliki kandungan Sabu di Jakbar Gunakan Bahan Baku dari Iran

Terdakwa pembikin liquid vape memiliki kandungan sabu, Muhammad Rafik Khairulah alias MRK, memakai bahan import dari Iran untuk memperlancar laganya. Kepala Subdirektorat II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Oddang menerangkan, bahan yang diartikan warna kuning seperti sulfur atau belerang.

“Isopropylbenzylamine, itu kandungannya seperti bubuk warna kuning,” tutur ia saat dikontak.

Menurut Andi, pelaku menambah bahan itu dengan sulfur, narkoba tipe sabu, dimethylpentylone, alkohol, dan sebagainya. Seluruh bahan ini dipadukan sama sesuai ukuran dengan perbedaan formasi yang berbeda.

Bahan baku itu, lanjut Andi, dikirimkan dari Iran dan sempat transit di Hongkong. Ia menjelaskan, pihaknya masih mencari jaringan di luar negeri yang mengirim barang itu.

Sekarang ini, polisi sedang membidik dua terdakwa yang lain atas nama Candra dan Andi. 2 orang berikut yang mengurusi pengangkutan bahan baku di luar negeri.

“Yang tahu proses pengangkutan ialah saudara Candra dan Andi,” katanya.

Andi pastikan, MRK belum jual liquid vape yang memiliki kandungan sabu itu ke khalayak. Sosial media yang semula akan digunakan untuk media marketing vape juga sekarang sudah dikunci.

“Ia baru ingin jual, yang order belum terjadi, kami segera kerjakan penangkapan,” papar ia.

Awalnya, MRK diamankan di dalam rumah kontrakannya di Jalan Melati Nomor 19, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Polisi mengambil alih tanda bukti berbentuk 363 botol liquid ukuran 50 ml dan 41 botol liquid ukuran 30 mililiter yang siap disebarkan. Ada pula beberapa alat produksi liquid vape memiliki kandungan sabu.

See also  Kebakaran Rumah Kost 2 Lantai di Jalan Otista Diperhitungkan Karena Korsleting, Berawal dari Berbau Asap

Check Also

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi Produsen roti …