Melalui Pengembangan Kementan Mengajak Petani Bantu Pembangunan Pertanian

Melalui Pengembangan Kementan Mengajak Petani Bantu Pembangunan Pertanian

Salah satunya usaha yang bisa dilaksanakan untuk meningkatkan sektor pertanian ialah pengembangan. Kementerian Pertanian memberikan dukungan hal itu dengan tingkatkan kemampuan SDM pertanian.

Support itu diantaranya lewat program READSI, yang satu diantaranya digerakkan di Kabupaten Pohuwato.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, peningkatan SDM menjadi satu diantara konsentrasi khusus di Kementan.

“Pembangunan pertanian yang sudah dilakukan Kementan semakin lebih optimal bila disokong SDM-SDM berkualitas. Oleh karenanya, peningkatan kualitas SDM jadi konsentrasi khusus Kementan. Kita tambahkan kekuatan, kemampuan, dan pengetahuan SDM pertanian,” kata Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, perkuat pengakuan itu.

“SDM ialah factor pengungkit khusus dalam kenaikan keproduktifan pertanian. Yang dampaknya pasti kenaikan kesejahteraan petani. Oleh karenanya, bila ingin pertanian berkembang, bangun dulu kualitas SDM-nya,” tutur Dedi.

Dedi menerangkan, salah satunya program yang diprioritaskan Kementan untuk tingkatkan kualitas SDM ialah READSI, sama seperti yang diaplikasikan di Pohuwato.

Semenjak 2019 program READSI tidak asing dilapisan petani terutamanya poktan-poktan binaan READSI di Kabupaten Pohuwato. Karena, di Pohuwato ada 6 kecamatan dan 18 Dusun yang bersempatan mendapatkan perhatian khusus lewat program ini terhitung Dusun Sukai Damai Kecamatan Lemito.

Inovasi dan inovasi-inovasi pembangunan SDM Petani lewat Sekolah Lega, Jumpa Lega, Demo Lega binaan kelanjutan dan training literatur keuangan untuk anggota rumah tangga petani, ini yang membuat Readsi berlainan dengan program yang lain.

Ini dikatakan oleh Kepala Dusun Sukai Damai, Yusuf Abubakar.

“READSI berlainan dengan beberapa program pendayagunaan yang lain. Kenapa berlainan? Karena di READSI kita dibina dari sisi SDM secara tolitas menjadi petani andal, berdikari dan berkompoten,” ucapnya.

See also  Konten Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Verhoeven Dihujani 70 Pertanyaan

Camat Lemito, Ben Massengge, menjelaskan READSI programnya benar-benar lengkap dan struktural.

“Tahun awal ada Sekolah Lega, Jumpa Lega, Binaan kelanjutan, Tahun ke-2 peroleh bantuan Sprodi, Tahun ke-3 bisa Alsintan dan Infrastruktur, kurang apalagi semua sudah disanggupi, tinggal salah kita saja jika tidak ingin berbeda,” tutur Ben saat memberikan sepatan kata pada aktivitas penetapan aktivitas pembangunan jalan usaha tani di Dusun Sukai Damai Kec. Lemito.

Dalam tingkatkan SDM petani yang unggul, maju, berdikari dan kekinian, petani di sokong oleh kehadiran Fasilitator desa (FD) yang bekerja dalam mengkonsolidasika beberapa kegiatan pendayagunaan masyarakat di lokasi sebelahannya.

Disamping itu ada pula penyuluh pendamping lapangan (PPL) yang tekniks menuntun poktan-poktan untuk adopsi implementasi tehnologi dalam aktivitas usaha pertaniannya.

Banyak faedah yang didapat petani dan masyarakat Dusun Sukai Damai melaui program ini terutamanya Bansap, Alsintan dan Infrastruktur. Karena, bila cuma memercayakan kontribusi dari dana Dusun, Kabupaten dan Propinsi, ini benar-benar mustahil untuk di akomodir ingat keadaan keuangan Dusun, dan Kabupaten dan Propinsi yang alami pengurangan yang cukup berarti tetapi lewat program readsi hal tersebut direalisasikan.

“Alhamdulilah apa sebagai keinginan dan keperluan barisan tani dapat diwujudkan lewat program ini, mudah-mudahan readsi masih tetap jaya selalu dan selalu masih tetap ada di garda paling depan dalam pembangunan SDM Petani yang berdikari dan unggul,” kata Yunus Abdulah Usman, Anggota DPRD Kab. Pohuwato, saat mendatangi penetapan pembangunan infrastruktur Jalan Usaha Tani Program READSI Tahun 2022.

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …