Masyarakat Jayapura Ungkapkan Kekuatiran Berkaitan Keadaan Keamanan, Ini Argumennya

Masyarakat Jayapura Ungkapkan Kekuatiran Berkaitan Keadaan Keamanan, Ini Argumennya

Masyarakat Jayapura cemas berkaitan keadaan keamanan di Papua, selesai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan Gubernur Lukas Enembe sebagai terdakwa kasus suap dan gratifikasi.

Satu diantaranya ialah Nikolas Demetouw, masyarakat Area Depapre, Kabupaten Jayapura. Kekuatirannya karena ada info yang tersebar jika Lukas Enembe ialah kepala suku besar untuk semua orang Papua. Menurut Nikolas, hal tersebut bisa memunculkan kegelisahan dan penampikan dari komune beberapa suku yang berada di tanah Papua.

“Untuk kami orang Jayapura, kami tidak sepakat, karena kita di Jayapura punyai kepala suku besar . Maka jika Bapak Lukas ini, kami mengetahui sebagai Gubernur Papua untuk semuanya warga melalui pemerintahan. Tetapi melalui tradisi, kami orang Jayapura tidak paham Bapak Lukas sebagai Ondoafi paling besar untuk orang Papua,” kata Nikolas.

Ia memperbandingkan, Bupati Jayapura sekarang ini yang ialah seorang Ondoafi (pemimpin adat) besar di Sentani, ia cuma jadi Ondoafi untuk sukunya sendiri. Bukan Ondoafi untuk semua Sentani. Karena masing-masing daerah tradisi Kabupaten Jayapura, seperti pada Sentani, Arso, Genyem, mempunyai Ondoafinya masing-masing.

Figur warga Depapre ini meneruskan, dalam sehari-harinya warga Papua berlaku tiga tipe ketentuan, yakni ketentuan negara atau pemerintahan, ketentuan tradisi dan ketentuan gereja. Kekeliruan yang didakwakan ke Lukas sekarang ini ialah kekeliruan menurut pemerintahan, karena itu harus diadili dengan hukum negara yang diwakilkan oleh KPK.

“Jadi Gubernur tidak boleh ikutsertakan tradisi, undang warga, undang keluarga untuk mengambil perlakuan untuk jaga Bapak. Beberapa cara yang Bapak gunakan itu hukum tradisi,” tutur Nikolas.

Ia menghimbau ke warga yang berada di daerah tradisi tidak untuk dipengaruhi dengan desas-desus yang bisa memperkeruhkan keadaan.

See also  Sanggup Kontrol Inflasi, Pemerintah provinsi Sumatera Utara Bisa Bonus Rp10 Miliar

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …