Massa Pekerja Pelabuhan Marunda Demonstrasi di Balai Kota DKI, Menuntut PT KCN Bekerja Kembali

Massa Pekerja Pelabuhan Marunda Demonstrasi di Balai Kota DKI, Menuntut PT KCN Bekerja Kembali

Sekitaran 100 orang pekerja di Pelabuhan Marunda menuntut PT Karya Citra Nusantara (KCN) bekerja kembali sesudah Pemerintah provinsi DKI mengambil ijin lingkungan perusahaan itu

“Sesudah 7 bulan KCN tidak bekerja, rupanya pencemaran itu ada terus,” kata Ketua II Pemakai Jasa Pelabuhan (Penjaspel) Munif saat lakukan demonstrasi di muka Balai Kota Jakarta.

Beberapa pekerja Pelabuhan Marunda itu sebagai kombinasi tenaga kerja salah satunya tenaga kerja bedah muat (TKBM), pelayaran dan pekerja lain di pelabuhan itu dengan perkiraan pekerja terimbas penutupan ijin perusahaan bedah muat itu capai sekitaran 2.500 orang.

Mereka menanyakan kenapa pelabuhan lain disekitaran tempat kerjanya masih bekerja, dan pelabuhan perusahaan itu tidak dapat bekerja karena ijin ditarik.

“Pencemaran ada terus, sesudah 7 bulan KCN ditutup. Kami meminta hak kami,” ucapnya seperti diambil dari Di antara.

Dalam peluang itu, mereka bawa hasil pengkajian berkaitan pencemaran batu bara oleh tim mandiri.

Dia mengeklaim berdasar hasil pengkajian itu kualitas udara di titik reseptor disekitaran pelabuhan Marunda penuhi baku kualitas udara ambeien.

Awalnya pada Juni 2022, Pemerintah provinsi DKI lewat Dinas Lingkungan Hidup DKI mengambil ijin lingkungan perusahaan itu karena dipandang belum jalankan pembaruan sekitar 32 kewajiban sama sesuai ancaman administrasi dengan periode waktu tertentu.

Adapun kewajiban pembaruan itu mempunyai waktu 14 hari sampai 60 hari salah satunya penutupan dengan terpal sampai membuat tanggul dengan tinggi empat mtr. di tempat penumpukan batu bara untuk menahan debu.

Perusahaan itu selanjutnya jalankan beberapa pembaruan sama sesuai ancaman administrasi yang dijatuhkan Pemerintah provinsi DKI.

See also  Pemerintah Akan Beri Subsidi Beli Mobil dan Motor Listrik Setara Subsidi BBM

Berkaitan itu, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara selanjutnya akan menilai ijin sesudah ada usaha pengendalian lingkungan oleh PT Karya Citra Nusantara atau KCN.

“Jika berkaitan pencabutan ijin, kami wajib melakukan penilaian. Jika saya menyaksikan sekarang ini telah ada usaha yang bagus saat lakukan pengendalian lingkungan,” kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Achmad Hariadi.

 

Check Also

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi Produsen roti …