KPK Siap Panggil Paksakan AKBP Bambang Kayun

KPK Siap Panggil Paksakan AKBP Bambang Kayun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan siap jemput paksakan AKBP Bambang Kayun Bagus Panji Sugiharto, terdakwa kasus sangkaan suap dan gratifikasi di Mabes Polri bila kembali absen panggilan pengecekan.

Bambang Kayun dijumpai absen dari panggilan sebagai terdakwa pada Jumat, 23 Desember 2022.

“Ketetapan mengatakan panggilan pertama tidak datang, saat panggilan ke-2 dengan perintah agar mendatangkan dengan paksakan,” tutur Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

Alex menjelaskan, tim penyidik nanti akan mempelajari sangkaan ada keterkaitan pihak lain dalam kasus ini. Tetapi menurut Alex, selama ini pihaknya baru mendapati bukti sangkaan keterkaitan Bambang Kayun.

“Selama ini, itu yang telah kami tentukan baru satu, info selebihnya pengembangannya bagaimana rekan-rekan penyidik lah, berdasar info kemungkinan dari BK (Bambang) sendiri,” kata Alex.

KPK pancal gas lacak kasus sangkaan suap dan gratifikasi di Mabes Polri yang menangkap AKBP Bambang Kayun Bagus Panji Sugiharto. Ini dilaksanakan selesai tuntutan praperadilan Bambang Kayun ditampik Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ali Fikri menjelaskan tim penyidik akan selekasnya panggil saksi-saksi perkuat sangkaan pidana Bambang Kayun. Ali mengharap beberapa saksi kooperatif pada proses hukum di KPK.

“KPK masih tetap teruskan proses penyelidikan kasus itu dan mengharap beberapa pihak yang diundang sebagai saksi dalam kasus ini supaya kooperatif datang dan jujur menjelaskan apa yang dijumpainya,” tutur Ali dalam penjelasannya.

Tidak itu saja, Ali minta warga ikut menjaga performa instansi anti-korupsi menyelesaikan kasus ini.

“Kami ajak warga memantau dan menjaga semua proses yang kami kerjakan ini. Kami yakinkan tiap penegakan hukum oleh KPK dilaksanakan tidak dengan menyalahi hukum tersebut,” kata Ali.

See also  KPK Sebutkan Dapatkan 244 Kasus Mafia Tanah Dalam Empat Tahun Paling akhir

Bambang Kayun terima uang miliaran rupiah
Awalnya, KPK menyangka Bambang Kayun terima uang miliaran rupiah dan kendaraan eksklusif. Diperhitungkan suap dan gratifikasi itu berkaitan pengatasan kasus pemalsuan surat dalam kasus persaingan perebutan hak pewaris PT Aria Citra Mulia yang diatasi Mabes Polri.

Beberapa terdakwa itu sudah dihindari pergi ke luar negeri untuk enam bulan awal terhitung semenjak 3 November 2022 sampai 4 Mei 2023.

Tidak terima dijaring sebagai terdakwa, Bambang Kayun ajukan tuntutan praperadilan pada KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mencuplik Mekanisme Info Pencarian Kasus (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tuntutan Bambang Kayun didaftarkan pada 21 November 2022. Lewat tuntutannya itu, Bambang Kayun ingin mengetes syah atau tidak penentuan terdakwa yang sudah dilakukan KPK.

Dalam petitum tuntutannya, Bambang Kayun diputuskan sebagai terdakwa karena diperhitungkan terima suap saat memegang sebagai Kassubag Pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) sisi Implementasi Hukum Agen Bankum Divisi Hukum Polri pada 2013 s/d 2019, dari pihak namanya Emylia Said dan Hermansyah.

Bambang Kayun terima uang sampai miliaran rupiah itu dari Herwansyah dan Emilya Said supaya ke-2 nya tidak diamankan oleh Bareskrim Polri. Herwansyah dan Emilya sebagai pasangan suami istri (pasutri).

Herwansyah dan Emilya sebagai buronan atau masuk ke daftar penelusuran orang (DPO) Bareskrim Polri semenjak 3 Mei 2016. Ke-2 nya sebagai terdakwa sangkaan kasus penggelapan harta peninggalan berbentuk uang dan tabungan PT ACM sebesar lebih dari Rp 2 triliun.

Emilya Said sebagai anak dari pemilik PT ACM, yaitu Said Kapi. Emilya lahir dari kandungan istri ke-2 Said Kapi. Sementara Herwansyah sebagai mantan karyawan Said Kapi yang menyunting Emilya Said. Ke-2 nya membuat surat palsu hak waris atas perusahaan orangtua mereka.

See also  Selainnya Ruangan Taufik Eks Gerindra dan Kader PDIP, KPK Periksa Ruangan Politisi PKS dan Golkar DPRD DKI

 

Check Also

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi Produsen roti …