Konten Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Verhoeven Dihujani 70 Pertanyaan

Konten Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Verhoeven Dihujani 70 Pertanyaan

Pasangan selebritas Baim Wong dan Paula Verhoeven jalani pengecekan ke-2 masalah konten prank laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pieter Ell sebagai advokat mereka menjelaskan kliennya memperoleh 70 pertanyaan.

“Klien kami, Baim dan Paula, diklarifikasi lebih kurang 4,5 jam. Pertanyaannya banyak, panjang, lebar, dan dalam. Lebih kurang sekitaran 70, untuk dua,” katanya di Polres Jakarta Selatan.

Pasangan selebritis itu cuma tersenyum tanpa berbicara ke awak media sesudah dicheck. Mereka malas layani beberapa pertanyaan reporter yang sudah menanti.

Menurut Pieter Ell, materi pengecekan masih sama masalah laporan konten prank yang sudah dikirimkan. Tetapi, ia malas menguraikankan selanjutnya.

Awalnya Baim dan Paula disampaikan oleh Teman dekat Polisi Indonesia pada Senin. Ke-2 nya dijaring dengan Pasal 220 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) hal laporan palsu.

Selanjutnya mereka disampaikan kembali oleh firma hukum Bow dan Partners di Polda Metro Jaya. Pasal yang didugakan ialah Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.

Seperti dijumpai, konten prank laporan KDRT di saluran YouTube mereka dipersoalkan karena dipandang permainkan institusi Polri. Selanjutnya Baim dan Paula hapus video itu dan mohon maaf secara terbuka ke korps Bhayangkara dan masyarakat.

Baim berkelit video itu sebagai pembelajaran ke warga. “Demi Allah saya itu nggak melebihkan, nggak mengurangkan, tidak karena ada ini jawaban saya jadi ini. Dari awal memang seperti itu niatannya, mau mengedukasi,” tutur Baim Wong di Markas Polres Jakarta Selatan.

 

See also  Pemerintah Akan Beri Subsidi Beli Mobil dan Motor Listrik Setara Subsidi BBM

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …