Ketua FAKTA Protes ke Pemerintah provinsi DKI Gara-gara Dilarang Membawa Anjing saat CFD

Ketua FAKTA Protes ke Pemerintah provinsi DKI Gara-gara Dilarang Membawa Anjing saat CFD

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor melontarkan Surat protes ke Pemerintah provinsi DKI Jakarta. Tigor protes karena dianya dilarang bawa anjing saat kegiatan car free day (CFD).
Ia menyebutkan, bersama istri dan anjingnya namanya Aplen jalan kaki di tempat CFD Teritori MH Thamrin-Sidirman. Menurut dia, kegiatan rutin ini biasa ia dan keluarganya kerjakan tiap akhir pekan.

“Olahraga di tempat CFD ini seringkali kami kerjakan bersama Alpen semenjak CFD dibuka kembali. Kami bawa Alpen seperti umumnya keliling jalan kaki sejauh tempat jalan Thamrin dan Sudirman. Kami berjumpa dengan warga dan menegur Alpen dengan ranah karena Alpen ialah anjing yang bagus dan jinak,” kata Tigor dalam info tercatat.

Tetapi, saat lewat di teritori Sudirman, dianya akui dihadang dengan seorang Dinas Perhubungan DKI Jakarta namanya Sukarno. Berdasar pernyataan Tigor, si petugas melarang bawa anjing sepanjang CFD.

Tigor sempat menanyakan dasar ketentuan yang larang bawa hewan piaraan.

“Petugas ini segera menjelaskan pada kami jika jangan bawa hewan piaraan ke tempat CFD. Saya menanyakan ke petugas, dasar ketentuannya apa larang bawa hewan piaraan? Petugas menjawab ini perintah lisan pimpinan,” katanya.

“Sampai seringkali saya menanyakan apa ketentuannya, sang petugas cuma menjawab perintah pimpinan dan tidak mengatakan siapa pimpinannya,” sambungnya.

Azas sempat menanyakan hal sama ke salah satunya petugas Dishub DKI yang dikenalinya. Hasilnya, petugas itu sampaikan ada ketentuan yang larang bawa hewan piaraan.

“Pak Christianto menjelaskan jika ada ketentuannya dalam peraturan gubernur mengenai CFD tetapi tidak dapat mengatakan pasal berapakah. Saya berikan ke pak Christianto, bila ada mengapa tak pernah disosialisasikan ke warga,” terangnya.

See also  Terhenti di Babak¬†Pertama French Open 2022, Ini Kata Anthony Ginting

Tigor lalu melontarkan protes ke Pemerintah provinsi DKI. Bila betul ada pembatasan bawa hewan piaraan, Pemerintah provinsi seharusnya melangsungkan publikasi di tengah-tengah warga.

“Dalam masalah ini saya sampaikan Protes Keras ke Pemerintah provinsi Jakarta, atas larangan bawa hewan piaraan seperti anjing ke tempat CFD Jakarta. Apa dasarnya dan kenapa ada ketentuan itu, bila ada? Sepengetahuan saya, larangan atau ketentuan itu tak pernah ditanyakan dan disosialisasikan ke warga, masyarakat Jakarta,” pungkasnya.

 

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …