Kasus Teddy Minahasa Diatasi Polda Metro Jaya dan Mabes Polri

Kasus Teddy Minahasa Diatasi Polda Metro Jaya dan Mabes Polri

Polda Metro Jaya mengatakan ada dua sangkaan pelanggaran yang menangkap Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Teddy Minahasa, yakni pelanggaran kaidah dan peredaran narkoba.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan menjelaskan kasus sangkaan pelanggaran kaidah Irjen Teddy Minahasa akan diatasi pihaknya. “Berkaitan dengan disiplin kaidah dan karier ini diatasi oleh Divisi Propam Mabes Polri,” kata Zulpan dalam pertemuan jurnalis di Jakarta.

Zulpan menjelaskan sekarang ini Teddy Minahasa masih ditaruh pada tempat khusus di Mabes Polri oleh Divisi Provesi dan Pengamanan (Divisi Propam).

Zulpan menerangkan pengatasan sangkaan pelanggaran kaidah dan karier oleh Divisi Propam Mabes Polri dan kasus peredaran narkoba di Polda Metro Jaya akan jalan bersama-sama.

Teddy Minahasa Terancam Hukuman Mati

Awalnya, Polda Metro Jaya memutuskan Irjen Teddy Minahasa sebagai terdakwa sangkaan kasus peredaran narkoba tipe sabu-sabu. “Telah diputuskan Bapak TM jadi terdakwa,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mukti Juharsa di Jakarta, Jumat.

Karena kasus ini Teddy Minahasa terancam hukuman mati. “Teror optimal hukuman mati atau minimum 20 tahun penjara,” kata Mukti.

Teddy Minahasa diperhitungkan sudah memerintah anak buahnya untuk menyisihkan tanda bukti narkotika tipe sabu-sabu hasil dari pengungkapan kasus untuk disebarkan. “Dari info itu ialah perintah dari Bapak TM,” sebut Mukti.

Mukti menjelaskan narkoba itu sebagai hasil pengungkapan kasus narkotika yang akan hendak dihilangkan. “Diperhitungkan hasil tanda bukti pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Bukit Tinggi,” tutur Mukti.

Dijumpai, Polres Bukit Tinggi akan menghancurkan 40 kg sabu, tetapi Teddy Minahasa diperhitungkan memerintah untuk mengganti sabu sekitar lima kg dengan tawas.

See also  Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …