Gagal Ginjal Akut Anak Menghantui, DKI Minta Orang Tua Memeriksa Pipis Anak

Gagal Ginjal Akut Anak Menghantui, DKI Minta Orang Tua Memeriksa Pipis Anak

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menghimbau orangtua di daerah itu teratur memeriksa urine atau pipis anaknya buat memperhitungkan gagal ginjal akut anak.

Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Selatan, Yudi Dimyati menjelaskan, selainnya minum air putih yang cukup, penting untuk memerhatikan waktu sampai warna urine. “Orangtua harus memerhatikan anak-anaknya jika dalam kurun waktu enam jam tidak ada buang air kecil karenanya harus ada kesiagaan awal,” kata Yudi Dimyati saat dikontak di Jakarta.

Yudi merekomendasikan, bila si anak tidak keluarkan urine sepanjang beberapa saat, karena itu orangtua harus cepat periksakan anaknya ke Puskesmas atau rumah sakit paling dekat.

Menurutnya, pengecekan itu buat memperhitungkan penyakit gagal ginjal akut dan ada pemakaian obat khususnya berbentuk sirop yang dapat memengaruhi kesehatan ginjal.

Orangtua dianjurkan memerhatikan warna urine. Bila terlampau pekat karena itu diwajibkan penuhi keperluan air putih yang dibutuhkan oleh badan. “Minimum delapan gelas satu hari, tidak boleh kebanyakan dan sedikit minum air putih, kita saksikan air kencing sebagai pertanda cairan pada tubuh,” ucapnya.

Berdasar data dari Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta, diketemukan kasus gagal ginjal akut dirasakan seorang anak di Jakarta Selatan. “Anaknya berumur 5 tahun dan kini sedang jalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM),” ucapnya.

Untuk tingkat DKI terdaftar 49 kasus gagal ginjal akut yang terdata oleh Dinas Kesehatan semenjak Januari sampai Oktober 2022.

Kasus gagal ginjal akut teridentifikasi di Kalideres dan Cengkareng

Pemerintah provinsi DKI Jakarta lewat Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Barat terus mengawasi perubahan kasus gagal ginjal akut misteri yang serang anak-anak. Publikasi dan pembelajaran ke orangtua terus dilaksanakan.

See also  Tilang Manual Dilarang, Korlantas Optimalkan ETLE dan Gelar Operasi Simpatik

“Tiap ada kasus, kami segera kerjakan pengatasan sekalian pengawasan untuk ketahui pemicunya,” kata Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari dalam info tercatat.

Hasil dari survei yang sudah dilakukan, kata Erizon Safari, teridentifikasi ada kasus gagal ginjal akut misteri di daerah Kecamatan Kalideres dan Cengkareng.

Menurut dia, anak-anak yang terdiagnosa alami tanda-tanda masalah ginjal telah diatasi dokter. Masalah ginjal ini lebih banyak pemicunya yang satu diantaranya ialah Leptospirosis.

Leptospirosis disebabkan karena bakteri Leptospira. Bakteri ini bisa menebar lewat urine atau darah hewan yang terkena seperti tikus, sapi, babi, dan anjing.

“Kami minta orangtua selalu untuk jaga kebersihan, khususnya pada musim penghujan semacam ini,” katanya.

Dia mengharap, usaha yang sudah dilakukan pihaknya bisa kurangi atau menahan penebaran penyakit itu. “Keinginan saya anak-anak di Jakarta Barat semua sehat,” sebut Erizon.

Awalnya, Kepala Seksi Surveylans Pandemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama menjelaskan jumlah kasus gagal ginjal akut misteri pada anak semakin bertambah dari 42 jadi 49 kasus. Untuk menahan kasus gagal ginjal akut semakin bertambah, masyarakat dapat memeriksa diri ke semua pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Jakarta dengan gratis.

DKI Jakarta mempunyai 44 puskesmas tingkat kecamatan dan 301 puskesmas tingkat kelurahan. Puskesmas mempunyai sarana pengecekan awalnya komplet, dapat Covid-19, demam berdarah, sampai tifus dan semua gratis.

“Puskesmas, dapat dijangkau gratis dan layanan telah komplet,” kata Ngabila dalam dialog di Jakarta.

Ngabila menjelaskan, walau kasus gagal ginjal akut misteri pada anak semakin bertambah, kasus wafat tidak berubah.

“Tidak ada tambahan kematian pada balita dan anak, baik itu kematian analisis pada umumnya atau gagal ginjal akut,” katanya.

See also  Teddy Minahasa Terdakwa, Polda: Perintah Ganti Barang Bukti Sabu dengan Tawas

Ngabila menyarankan masyarakat selekasnya check ulangi ke dokter atau sarana kesehatan jika keadaan anak di bawah umur enam tahun tidak alami pembaruan sesudah alami demam, batuk, pilek, masalah pencernaan, mual dan muntah sepanjang dua sampai 3 hari.

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …