BNPB Meminta Masyarakat Cianjur yang Ada di Zona Merah Gempa Ingin Dipindahkan

BNPB Meminta Masyarakat Cianjur yang Ada di Zona Merah Gempa Ingin Dipindahkan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto kembali meyambangi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis, 19 Januari 2022 buat lakukan Rapat Pemercepatan Pemulihan dan Rekonstruksi Pascagempa magnitudo 5,6. Selama ini, proses pembersihan puing sudah capai beberapa ribu unit.

“Pembersihan puing nyaris dua bulan ini, telah sukses sekitar 2.722 unit sudah bersih. Kami mempersiapkan alat berat 77 eskavator dan 30 dump truck. Sementara 2.584 personel ditolong oleh warga pundak membahu dalam pembersihan puing,” papar Suharyanto dalam penjelasannya.

Ia pastikan, unit rumah yang tidak dapat dijangkau memakai alat berat tetap diatasi pemerintahan dalam usaha pembersihan puing.

“Semua tempat baik itu yang dapat dilewati atau mungkin tidak dapat dilewati alat berat, diusahakan untuk dilaksanakan pembersihan, yang tidak dapat dilewati alat berat harus dilaksanakan dengan manual dengan tenaga manusia,” terang ia.

Menurut dia, proses pembersihan yang sudah dilakukan pemerintahan itu tidak diambil ongkos. Jika ketahuan ada pihak yang minta imbalan, karena itu warga bisa selekasnya melapor.

Berkaitan pembuatan rumah yang tidak ada di zona merah, pihaknya mempersiapkan beberapa pola, diantaranya warga bisa membuat atau membenahi tempat tinggalnya secara mandiri.

Meminta Warga Selekasnya Berpindah
“Pola untuk warga yang mempunyai kekuatan dapat bangun sendiri dengan bujet yang disamakan dengan ketentuan pemerintahan dan ditemani oleh tim tehnis dari Kementerian PUPR supaya secara susunan bangunan sebagai rumah tahan gempa,” katanya.

“Disamping itu bisa lewat aplikasi yang telah terbukti membuat rumah tahan gempa di daerah yang lain dan dapat ditolong oleh TNI Polri,” ikat Suharyanto.

Tidak ketinggal, BNPB menghimbau ke warga yang ada di zona merah supaya terima untuk berpindah ke arah tempat yang disiapkan.

See also  Viral, Masyarakat Wafat Saat Tunaikan Sholat Magrib di Jakarta Timur

“Secepat-cepatnya warga berpindah, dengan bertahap, ingat rumah yang dipersiapkan di Dusun Pupusgalih sudah usai,” Suharyanto menandaskan.

Check Also

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi

Belasan Pelajar SD di Depok Diperhitungkan Keracunan Roti, Wali Kota: Telah Masuk Polisi Produsen roti …