Aparatur dan Massa BEM SI Saling Dorong di Patung Kuda

Aparatur dan Massa BEM SI Saling Dorong di Patung Kuda

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Semua Indonesia (BEM SI) melangsungkan unjuk rasa di Kawasan Patung Kuda, Jakarta. Sama-sama dorong di antara pengunjuk rasa dan polisi memberi warna tindakan ini.

Sama-sama dorong ini bermula dari salah satunya orator massa di atas mobil untuk yang minta mahasiswa untuk maju langkah-langkah di depan. “Kita maju lima cara, satu.. dua.. tiga..,” sebut ia.

Tetapi, tindakan massa itu terhambat oleh barikade polisi. Polisi juga berusaha menggerakkan kembali pengunjuk rasa yang menyerobot maju. “Berhati-hati hasutan, berhati-hati hasutan,” kata salah satunya orator.

Awalnya, peserta demontrasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Semua Indonesia tiba di patung kuda jam 15.12 WIB. Mereka tiba dengan kenakan jaket almamater universitas masing-masing dan terlihat bawa beberapa atribut bendera dan kadang-kadang mereka ayunkan.

Dalam laganya itu mereka bawa beberapa tuntutan dimulai dari penampikan peningkatan harga BBM sampai kasus tragedi Kanjuruhan, dan tekanan merealisasikan dominasi Hukum dan hak asasi manusia atau HAM.

Berikut isi tuntutan mahasiswa BEM SI
1.Menuntut dan menekan pemerintah untuk mengambil keputusan peningkatan harga BBM dan mengaplikasikan peraturan penggunaan BBM bersubsidi secara tegas.
2.Selesaikan kasus Kanjuruhan dan mewujudkan dominasi Hukum dan HAM yang berkeadilan, tidak pilih kasih dan selesaikan HAM periode kemarin.
3.Reformasi di badan Lembaga Polri dan mewujudkan kebebasan sipil selebar-luasnya sama sesuai instruksi konstitusi dan jamin keamanan tiap orang atas hak memiliki pendapat dan dalam menyampaikan opini dan datangkan penilaian.
4.Menuntut dan menekan pemerintah koreksi mode pembangunan PSN yang tidak memihak ke rakyat.
5.Menuntut pemerintah untuk tunda dan mengganti pasal-pasal memiliki masalah, salah satunya Pasal 240 RKUHP, Pasal 265 RKUHP, Pasal 273 RKUHP, Pasal 353 dan 354 RKUHP.
6.Berhentikan Firli Bahuri sebagai Ketua KPK, Datangkan Perppu atas UU KPK no. 19 tahun 2019 dan balikkan marwah KPK sebagai aktualisasi janji-janji Jokowi dalam jadwal pemberantasan korupsi.
7.Menekan pemerintah untuk pastikan jalannya Penyeleksian Umum 2024 jalan dengan Luber Jurdil.
8.Menekan pemerintah untuk membahas ulangi presidential threshold.
9.Menuntut dan menekan pemerintah untuk lakukan cara prefentif untuk mengatasi ancaman resesi
10.Menuntut dan menekan pemerintah untuk meningkatkan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang berada di dalam negeri, tanpa jadikan hutang luar negeri sebagai salah satunya sumber pembangunan negara.
11.Menuntut pemerintah untuk memberi afirmasi PPPK guru berumur di atas 35 tahun dan periode berbakti lebih dari sepuluh tahun untuk diutamakan kelulusannya dan mengusung langsung guru honorer yang berumur di atas 50 tahun.
12.Menuntut pemerintah untuk selekasnya tingkatkan kualitas pendidikan baik dari sisi kenaikan kualitas guru Indonesia atau pemerataan sarana dan infrastruktur penunjang pendidikan di semua wilayah Indonesia.
13.Menuntut pemerintah untuk kembalikan independensi Badan Standar Nasional Pendidikan.
14.Menekan Presiden Jokowi untuk selekasnya mengeluarkan Ketentuan Pemerintah Pengganti UndangUndang untuk menggagalkan Undang-Undang No. 3 Tahun 2020 mengenai Minerba.
14.Menuntut dan menekan pemerintah untuk hentikan kriminalisasi pada petani, nelayan,masyarakat adat, dan aktivis agraria.
15.Menuntut dan menekan pemerintah untuk melakukan reforma agraria dan menyelesaikankonflik agraria sistematis.
16.Menekan pemerintah untuk menggagalkan RUU Sisdiknas yang ada banyak masalah.
17.Menekan pemerintah untuk mengambil ketentuan dalam penyeleksian rektor masalah 35 % suara datang dari Kementerian 18Pendidikan karena rawan pada kebutuhan politik.
19.Penegasan UU pornografisebagai peraturan hukum untuk mengatasi content pornografi yang berpengaruh pada ramainya pelecehan seksual.

See also  Masyarakat Jayapura Ungkapkan Kekuatiran Berkaitan Keadaan Keamanan, Ini Argumennya

Check Also

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet

Ditanyakan Kesempatan Khofifah untuk Pemilihan presiden, PDI-P: Rekam Tapak jejaknya Benar-benar Komplet Sekretaris Jenderal DPP …